[TAHUKAH KAMU]

Dalam proses pembentukan batubara, ada 2 teori mengenai tempat terbentuknya batubara. Yaitu Teori Insitu dan Teori Drift. (Sukandarrumidi, 1995)

Teori Insitu.
Teori ini menyatakan bahwa bahan-bahan pembentuk lapisan batubara terbentuk di tempat dimana tumbuhan asal itu berada, setelah tumbuhan itu mati, dan belum mengalami transportasi, segera tertutup oleh lapisan sedimen dan mengalami proses pembatubaraan (coalification). Jenis batubara yang terbentuk dengan cara ini mempunyai penyebaran luas dan merata, kualitasnya lebih baik karena kadar abunya relatif kecil.

Teori Drift.
Berdasarkan teori ini bahan-bahan pembentuk lapisan batubara terjadi di tempat yang berbeda dengan tempat tumbuhan semula hidup dan berkembang. Tumbuhan yang telah mati diangkut oleh media air dan berakumulasi di suatu tempat, tertutup oleh batuan sedimen dan mengalami proses pembatubaraan (coalification). Jenis batubara yang terbentuk dengan cara ini mempunyai penyebaran yang tidak luas, tetapi dijumpai di beberapa tempat, dan kualitasnya kurang baik karena banyak mengandung material pengotor yang terangkut bersama selama proses pengangkutan dari tempat asal tumbuhan ke tempat sedimentasi.

Dikutip dari www.geologinesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *